Ground Breaking Prasarana dan Sarana Umum Dalam Program Sejuta Rumah

classic Classic list List threaded Threaded
1 message Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Ground Breaking Prasarana dan Sarana Umum Dalam Program Sejuta Rumah

happy_sharing


Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan melakukan ground breaking  di Perumahan Bumi Salam  Sejahtera Kabupaten Maros.  Groundbreaking dilakukan oleh Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Syarif Burhanuddin dalam rangka Program Sejuta Rumah dan peletakan Batu Pertama Pembangunan Mesjid An-Nur Syarif As-Salam terletak di  Dusun Diccekang, Moncongloe Bulu, Maros (11/9).


Bantuan PSU ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Pusat dalam mendukung pengembang untuk terus  membangun rumah MBR. Turut  hadir dalam Groundbreaking, Sekretaris Daerah Kab. Maros,  Baharuddin, Direktur  Rumah Umum dan Komersial Irma Yanti, Kepala Dinas PU, Agus Salim, anggota DPRD Maros dan Muspida.

"Kalau PSU disediakan Pemerintah Pusat, maka beban pengembang semakin ringan, maka hal ini dapat membantu pengembang untuk dapat menjual rumah dengan harga yang murah," tutur Syarif.

Di lokasi tersebut pengembang akan membangun 120 unit rumah MBR tipe 36/72 dan telah terealisasi sebanyak 90 unit. Selain masjid, perumahan ini telah menerima bantuan PSU dari Kementerian PUPR dalam bentuk jalan lingkungan sekitar 480 meter.

"Menurut data BPS jumlah backlog di Sulawesi terdapat sekitar 400.000 unit. Data pasti jumlahnya mungkin memang belum tepat. Namun berapa pun jumlah rumah yang belum terpenuhi, ini adalah tanggung jawab kita bersama-sama", tutur Syarif.

Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) merupakan tanggung jawab pemerintah. Maka pemerintah terus berusaha mengembangkan kebijakan untuk kemudahan pemilikan rumah. Dengan adanya program sejuta rumah, diharapkan MBR baik dari sektor formal maupun informal dapat lebih mudah membeli rumah murah.

Dalam sambutannya, Syarif menghimbau kepada Pemda dan Pengembang untuk  terus mengikuti perkembangan regulasi bidang perumahan dan turut mensosialisasikan kepada masyarakat.

"Saat ini yang harus kita perlu perhatikan adalah bagaimana masyarakat dapat memperoleh informasi tentang rumah murah ini. Karena banyak masyarakat kita sebenarnya belum mengetahui apa saja syarat untuk dapat membeli rumah murah, dimana lokasinya dan bagaimana proses mendapatkannya."

Syarif juga berharap Pemda dapat mempermudah regulasi dan perijinan agar pengembang mau membangun rumah MBR.

Pada kesempatan yang sama, Baharuddin, Sekretaris Daerah Kab. Maros mengungkapkan bahwa Kabupaten Maros akan terus berusaha mengajak pihak-pihak terkait untuk mendukung program sejuta rumah. (Mel)

sumber : sejutarumah.id